Arya ODGj

Kisah Arya: Depresi Akibat HP Dijual oleh Ibunya

Total
0
Shares

Kisah Arya: Depresi Akibat HP Dijual oleh Ibunya

Kisah seorang bocah 12 tahun bernama Arya dari Jember menjadi perhatian publik setelah terungkap bahwa dia mengalami ODGJ yang disebabkan handphone yang dibelinya dengan uang tabungan dijual oleh ibunya. Kisah ini mencuat setelah diunggah oleh seorang YouTuber Pratiwi Noviyanthi pada tanggal 8 Mei 2024.

Arya, seorang anak laki-laki berusia 12 tahun, mengalami depresi yang mendalam setelah mengetahui bahwa handphone yang ia beli dengan susah payah dari uang tabungannya dijual oleh ibunya. Seharusnya, di usia tersebut, Arya seharusnya menikmati masa-masa bermain dan belajar bersama teman-temannya. Namun, kenyataannya adalah sebaliknya. Dia hidup dalam ketakutan dan keresahan karena peristiwa yang menimpanya.

1. Kontroversi Penjualan Handphone oleh Ibunya

Handphone tersebut dibeli Arya menggunakan uang hasil tabungan pribadinya. Tetapi, ironisnya, ibunya menjualnya tanpa seizin Arya. Ini membuat Arya terpuruk dalam keputusasaan dan depresi. Meskipun Arya mengalami kondisi yang memprihatinkan, upaya untuk memberikan pertolongan juga menghadapi kendala. Arya tidak hanya mengalami depresi, tetapi juga kabur ke luar kota beberapa kali. Meskipun telah dibawa ke rumah sakit, diagnosa dan penanganan medis yang diberikan belum memberikan hasil yang signifikan.

2. Pentingnya Kesadaran, dukungan dan pemahaman orang tua terhadap kesehatan mental anak. 

Kisah Arya menjadi pengingat bagi kita semua akan pentingnya kesadaran akan kesehatan mental, terutama di kalangan anak anak dan remaja. Depresi bukanlah hal sepeleh, dan penangananya memerlukan perhatian serius dan dukungan dari lingkungan sekitar termasuk keluarga, sekolah dan masyarakat. Disisi lain, pihak tertentu seperti keluarga maupun pihak berwenang harus meberikan dukungan penuh terhadap Arya yang tengah mengalami masalah ODGJ. Selain itu, pemahaman tentang kesehatan mental juga sangat penting agar tidak terjadi kesalahpahaman dan stigma terhadap kondisi seperti depresi.

 

  1. Tanggapan Netizen terhadap kisah Arya

@tyo8015 Video ini sebagai pelajaran /penambah pengetahuan dan wawasan bagi para orangtua, apabila seorang anak berhasil membeli suatu barang, entah itu HP atau barang yg lain., sebisa Mungkin jgn dijual, meskipun kita terbelit masalah ekonomi. Karena si anak butuh perjuangan utk membeli barang tersebut., menabung dikit demi dikit sampe uangnya cukup utk membeli barang tersebut. apalagi HP yg sangat dibutuhkan utk hiburan anak anak jaman sekarang. 

@sitimarpuah2673 Di liat dari muka adeknya dia anak yang baik, terlihat memendam kesedihan dan kekecewaan cepat sembuh ya dek 

@hartatiapino241 Anaknya ganteng, hitam manis, semoga arya cepat sehat kembali ya nak, jadi sedih keingat 2 anak laki-laki saya dari kecil sudah rajin menabung kalau ada barang yg mereka pingin punya, apalagi yg plaing kecil bbrp kali punya HP selalu beli sendiri dr uang tabungannya… Buat teh novi dan team semoga sehat selalu…

@dwianimulyani8997Liat adek ini seketika langsung meneteskan air matasehat” ya adek ganteng.. InshaAllah Dia anak yg baik n Sholeh

 @athalyapermana keren nak pinter masih kecil sdh bisa nabung² n beli sesuatu sendiri.. mungkin ortunya jual² ga bilang² ga ijin ga pamit sama anaknya.. anaknya sedih marah kesel tp ga bisa  d ungkapin.. kasian ya allah baru 11th sehatsehat lagii yaa nak.. barakallah teh novi,, sehat bahagia semuanyaa

 

4. Penutup

Kisah Arya memperlihatkan betapa pentingnya pemahaman tentang kesehatan mental dan dukungan yang tepat bagi mereka yang mengalami masalah seperti depresi. Semua pihak, baik keluarga, masyarakat, maupun pemerintah, perlu bekerja sama untuk memberikan perlindungan dan bantuan kepada anak-anak yang membutuhkannya. Kisah Arya juga mengungkapkan kurangnya perhatian terhadap kebutuhan psikologis dan emosional Arya menjadi faktor yang perlu diperhatikan.

Sumber : https://www.youtube.com/watch?v=ZW3MxnRrmPI 

 

Leave a Reply
You May Also Like